Selasa, 24 Mei 2016

GA BOONGIN ORTU & GA SUKA BOLOS ITU BARU MAHASISWA KEREN

   
 BOLOS…???


NO WAY…!!!!

“Manfaatkan Waktu & Kesempatan Kuliahmu Sebaik Mungkin ”

Banyak diantara kita yang pernah mengalami kegagalan, namun tidak sedikit yang meraih kesuksesan, setalah dicari tahu, penyebab kegagalan seseorang adalah, kurangnya memanfaatkan waktu dan kesempatan, 

Banyak orang yang menginginkan keberhasilan, apa sih keberhasilan itu? “ keberhasilan berarti sesuatu yang sangat mengagumkan, keberhasilan bisa menjadi kesejahteraan pribadi, seperti punya rumah, mobil, liburan, jaminan kesehatan, dll, bisa juga diartikan sebagai “ apa yang di cita-citakan terwujud “ keberhasilan berarti memperoleh kehormatan, jabatan, disegani oleh orang lain, dan popular/terkenal dikalangan temen sepergaulan, keberhasilan terutama berarti kebebasan, bebas dari kekhawatiran, ketakutan, frustasi, dan terbebas dari kegagalan, keberhasilan berarti rasa hormat pada diri sendiri, terus menerus mendapatkan kebahagiaan yang riil dan kepuasan bisa menolong sesama yang membutuhkan, keberhasilan berarti kebanggaan bisa membeli sesuatu dari keringat sendiri, keberhasilan dan berprestasi adalah keinginan  kita semua sebagai manusia normal

Tak seorangpun senang akan kemiskinan, hidup sengsara ataupun hidup serba kekurangan, kita semua menginginkan hidup yang layak, bahkan hidup yang serba berkecukupan, tetapi apakah kita mau terlebih dulu membayar harga keberhasilan itu dengan tekun belajar dan bekerja keras ?? Jawabannya ada pada diri kita sendiri,

Kita semua senang dengan kemenangan, tetapi banyak orang yang tidak menyukai latihan
Kita semua senang dengan keberhasilan, tetapi banyak orang yang tidak mau menjalani prosesnya

Maksudnya adalah, segala sesuatu pasti membutuhkan sebuah proses, dan didalam sebuah proses ada pengorbanan yang harus kita bayar.

“Kemenangan yang Besar butuh pengorbanan yang besar”

“ Jer basuki mawa beya “(falsafah jawa)
“segala sesuatu pasti membutuhkan pengorbanan“

Sebenarnya ketika kita mengacu  QS Ibrahim 7-8
“lain syakartum laazidannakum walain kafartum inna ‘adzaabi lasyadid”

“Barang siapa yang mensyukuri nikmatKu,akan Ku tambah nikmatnya, dan barang siapa yang kufur/ ingkar, sesungguhnya azabku amatlah pedih”

Tak terhitung karunia/ nikmat yang Tuhan berikan kepada kita, diantaranya nikmat hidup, mendapatkan rizqi, termasuk kesempatan bisa kuliah.


Ketika mahasiswa diberikan kesempatan untuk berkuliah, manfaatkan waktu & kuliahmu sebaik mungkin,sebagai rasa syukur kepada Tuhan, sebab banyak dari kita yang ingin sekali kuliah, tetapi mereka belum atau bahkan tidak sama sekali mendapatkan kesempatan. Jangan sampai bangku dikelas hanya menjadi sebuah bangku kosong (kaya judul film horror donk, hiiii………..serem) karena kita pada tukang bolos,

Dengan membolos, tidak mengerjakan tugas dari dosen, malas-malasan, berarti kita telah menyia-nyiakan karuniaNya, bukan hanya kita mengkhianati pada Tuhan, orang tua, tetapi juga pada diri sendiri,

 “ sesungguhnya azabKu amatlah pedih” azab Tuhan siap menanti, mudah bagiNya untuk mengambil, yah hilang deh embel-embel kita jadi mahasiswa, karena kita d DO atau bahkan tidak kunjung lulus, itu baru azab yang sepele, belum yang lebih dahsyat lagi, so, masih mau bolos….? Ga kasiahan sama ortu?, yang pasti kita bisa kuliah atas karuniaNya..lho

Yuk, mulai berfikir bahwa hidup kita masih panjang, gunakan sebaik mungkin, sebermanfaat mungkin untuk diri sendiri dan orang banyak, Insya Allah, karunia akan terus mengalir pada diri kita. aamiin

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua, tulisan ini didasari dari pengalaman penulis sendiri, yang menyadari betapa pentingnya waktu dan kesempatan kuliah yang telah diberikan pada kita, manfaatkanlah.

     Oleh ;
          Haryadi Mujianto, SE MM MSi
         










Senin, 20 Oktober 2014

jadikan buku sebagai sahabat



JADIKAN BUKU SEBAGAI SAHABAT……
Haryadi Mujianto 
   Tentu masih ingat dibenak kita, ketika masih duduk dibangku Sekolah Dasar, di Majelis-majelis ta’lim, guru atau ustadz pernah mengatakan “Wahyu yang pertama kali turun adalah perintah untuk membaca, ini terkandung dalam Al Qur’an surat Al Alaq, yang berbunyi “Iqra ” ( bacalah! ) dst, membaca merupakan perintah pertama dari Allah, kenapa bukan perintah shalat, puasa, ataupun zakat? Jawabannya adalah……”karena manusia diibaratkan seperti bayi yang baru lahir dari rahim seorang ibu, kosong tidak memiliki apa-apa, selain hanya bisa menangis dan meminta ASI, oleh karena itu, sebagai umat manusia, khususnya para civitas akademika, membaca atau belajar sangatlah penting, terlebih jika dibiasakan sejak dini.
   Salah satu kiat untuk meraih kesuksesan manusia adalah dengan tekun membaca dan belajar, entah itu dari buku, kitab suci, surat kabar, dll, dengan harapan kita bisa mengembangkan cakrawala dan membuka pikiran dalam menimba ilmu pengetahuan yang berguna dari apa yang sudah kita baca.
   Para Cendekiawan melalui karya tulisnya berpesan kepada kita untuk memahami buku dan menelaahnya sebagai suatu cara untuk mengusir kesedihan, karena buku adalah teman dekat yang tidak pernah berbasa-basi, buku merupakan teman sejati yang takkan memanfaatkan, buku adalah teman penghibur dan pergaulan yang mengasyikkan, buku juga sahabat yang siap membantu jika diperlukan, misalnya ketika kita sedang kesulitan mengerjakan tugas yang diberikan Dosen atau atasan, jangan ragu untuk membuka buku, curahkan isi hati melalui goresan pena pada sebuah buku, jika kita tak lagi percaya pada siapapun, cara ini sangatlah efektif daripada kita frustasi kemudian mengkonsumsi narkoba, mabok, bunuh diri, dll, pada umumnya ini sering terjadi pada kalangan remaja, semua itu nantinya akan kita sesali dikemudian hari.
   Oleh karena itu, Ayo….!!! Mulai sekarang isi tas atau kantong kita dengan buku, bawalah kemana kita pergi, di taman, di dalam kendaran umum, atau dimanapun berada, rubah sedikit kebiasaan kita, misalnya sedang buang air besar, yang biasanya melamun sambil merokok (bagi yang merokok), mulai sekarang bawa buku kemudian dibaca, atau pada saat duduk di mall yang hanya memandangi orang berlalu-lalang, padahal belum tentu orang tersebut senang kita pandangi, dengan membaca buku akan mengurangi aktivitas tersebut.  JADIKAN BUKU SEBAGAI SAHABAT, sebab banyak sekali manfaat yang kita dapat, didalamnya ada segudang energi positif untuk kebutuhan kita semua, gunakan untuk kegiatan yang positif pula.
   Insya Allah, jika kita bersahabat dengan buku, kita tidak hanya sekedar pintar, cerdas, serta berwawasan luas, tetapi kita akan menjadi pribadi yang selalu diacungi jempol oleh siapapun. Aamiin…